Latest Entries »

Kota Bandung, Jawa Barat, akan memiliki fasilitas transportasi umum berupa ’cable car’ yang masuk dalam perencanaan pembangunan Bandung Metropolitan Area bantuan dari pemerintah Prancis.

Hal itu dikatakan Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Eli Endriani Sinaga, di Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat.

“Di Bandung nanti akan dibangun BMA (Bandung Metropolitan Area) bantuan dari Prancis, salah satunya berupa ’cable car’,” katanya.

Menurut dia, pihaknya sudah menyusun rencana itu dalam pembangunan BMA yang direncanakan akan ada fasilitas tansportasi modern di Bandung. “Perencanaan tersebut memang dari pemerintah pusat, tetapi ada dana hibah dari Prancis untuk BMA, dan kami sudah menyusun perencanaannya,” katanya.

Ia mengatakan wilayah Kota Bandung memang sudah padat penduduk seperti kota besar Jakarta dan di negara maju lainnya. Kota Bandung yang sudah menjadi kota metropolitan, menurut dia dalam perencanaan BMA salah satunya adalah pengadaan fasilitas transportasi umum yang menjadi prioritas utama, yaitu ’cable car’.

Alasan perlu dibangun ‘cable car‘ di Bandung, menurut dia karena biaya pembangunannya tidak terlalu mahal, dan geografis wilayah Bandung terdiri dataran rendah dan dataran tinggi.
“Biayanya tidak terlalu mahal, dan selain itu karena jalan-jalan di Bandung sudah padat kendaraan,” katanya.

WoodWing Software, pemasok terkemuka solusi penerbitan lintas media inovatif yang berada di Belanda, terus berusaha memungkinkan penerbit menempatkan iPad sebagai saluran penerbitan digital yang paling inovatif. Pada hari ini, Wood Wing mengumumkan bahwa Kompas merupakan surat kabar harian terbesar di Indonesia yang menggunakan WoodWing’s Digital Magazine Tools untuk membuat dan mempublikasikan kontennya melalui iPad. Aplikasi ini telah tersedia sejak 2 Juli 2010.

“Di Kompas, kita selalu bertujuan untuk menawarkan para pembaca pengalaman yang paling menarik dan menyediakan berita terbaru di mana pun mereka berada dan apa pun perangkat yang mereka gunakan. Ini adalah langkah logis bagi kita untuk mendukung iPad,” ujar Rikard Bagun, Pemimpin Redaksi Kompas.

Aplikasi Kompas iPad yang diberi nama Kompas Editors’ Choice diproduksi oleh enam karyawan yang bekerja pararel pada bagian produksi cetak. Tim ini memperbarui aplikasi setiap pukul 02.00 waktu setempat, yang memungkinkan pengguna di seluruh dunia dapat membaca Kompas terbaru pada iPad-nya secara tepat waktu.

Kompas didirikan pada tahun 1965, diterbitkan setiap hari, dan menjangkau lebih dari 2 juta pembaca per hari. Situs web yang dimiliki Kompas, www.kompas.com, memiliki total pengunjung sebanyak 15 juta per bulan dan ini merupakan portal terbesar di Indonesia. Kompas merupakan grup penerbitan yang paling inovatif di Indonesia karena menjadi yang pertama dan secara konsisten memperkenalkan teknologi, seperti QR-Code, dalam isi editorial harian, Augmented Reality untuk editorial dan periklanan, web replika digital di ePaper Kompas, dan sekarang aplikasi iPad.

Surat kabar harian pertama di Asia

Remco Koster, Managing Director WoodWing Asia Pasifik, mengatakan, “Kami sangat senang karena Kompas telah menjadi surat kabar harian pertama di Asia yang tersedia dalam iPad. Pada awalnya iPad difokuskan untuk segmen majalah, tetapi sekarang surat kabar harian juga bisa memanfaatkan iPad untuk memperluas pelanggan mereka dan untuk mengembangkan sumber-sumber pendapatan baru. Kompas ingin surat kabar harian mereka bernuansa dan tampak seperti majalah. Dengan perangkat kami, penerbit surat kabar dapat melakukan keduanya yakni membuat ringkasan dalam gaya majalah atau menjaga penampilan surat kabar mereka seperti Kompas edisi cetak.”

John Fong, CEO Serius Group, mengatakan, “Meskipun memproduksi sebuah surat kabar harian dengan tampilan dan nuansa seperti majalah, mungkin hal ini akan terlihat lebih padat. Kami telah membuktikan, ini sangat mudah dicapai dengan menggunakan solusi dari WoodWing’s yaitu dengan menggunakan desain template dan alat otomatisasi yang cerdas. Kompas jelas memimpin lagi dalam penerbitan di Asia.”

NAVIGASI DUA MODEL

Salah satu hal yang harus diacungi jempol untuk ponsel lokal agar mampu survive di tengah persaingan antarponsel lokal yang kian rapat adalah inovasi yang tiada henti. Hampir saban seri keluar melahirkan sesuatu yang bikin Anda tersenyum. Kali ini giliran eTouch, produk asal First Mobile Group, Hongkong menawarkan ponsel dengan unggulan pada model navigasinya.eTouch menyebutnya ‘dual navigasi’.

Navigasi dua jenis pada satu tombol ini berupa navigasi biasa (empat arah) dan satu lagi, konsep trackpad yang memudahkan ketika browsing menu maupun internet. Dengan begitu, seri ini seolah ingin mengakomodasi pengguna yang belum terbiasa dengan trackpad, sekaligus mengeduksi pengguna untuk lebih kerap melakukan akses ke dunia maya.

Keunikan lain yang boleh ditonjolkan adalah fasilitas sensor gerak untuk mengubah wallpaper, mengganti kanal radio FM, mengganti track (lagu) ke track lain dengan cara menggoyangkan saja ponsel ke kiri atau kanan.

Selebihnya ponsel dengan fasilitas kartu SIM ganda (GSM-GSM) ini masih mengandalkan sejumlah fitur yang jadi “idola” ponsel lokal. Sebut saja TV tunner untuk teknologi analog, serta fasilitas papan ketik QWERTY yang dimaksudkan tak lain untuk memberikan kemudahan saat menginput teks panjang pada layanan jejarig sosial, email, maupun chatting. Khusus untuk kebutuhan surat elektronik, seri dual band GSM ini (900 dan 1800 MHz) menambahkan sebuah fasilitas push mail yang disajikan oleh MoVaMail.

Sisi unik yang dilancarkan oleh eTouch sendiri, belakangan ini adalah pada faktor fisik. beberapa seri dikemas lebih mungil dari ukuran standar kebayakan ponsel lokal. Termasuk pada seri 418Pro. Memang akibatnya ukuran diagonal layar menjadi lebih kecil (2 inci) yang tentu saja membuat menonton televisi terasa kurang lega.

Fitur Skype untuk melakukan panggilan (voice) via internet protocol juga disodorkan. Namun, masalahnya, dengan fasilitas jaringan hanya mengandalkan GPRS kelas 10, seringkali justru mengalami kegagalan akses ke internet.

Seri ini telah sedia di bursa ponsel tanah air. eTocuh meawarkan dengan banderol Rp 550 ribu. Dengan segala fasilitas di atas, akan kah Anda berpindah ke 418 Pro? (ANDRA/FORSEL)

Peringatan Isra` Mi`raj Nabi Muhammad SAW, ribuan peziarah memadati area makam Sunan Ampel di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (10/7/2010).

Tidak hanya berasal dari dalam kota, justru peziarah lebih banyak datang dari luar kota se-Indonesia.

“Kami sengaja datang ke makam Sunan Ampel untuk ziarah, tepat pada hari Isra` Mi`raj Nabi Muhammad SAW,” ujar Zaenuri, peziarah asal Jogjakarta ketika ditemui di kawasan Sunan Ampel, Jln. Nyamplungan.

Ia mengaku bersama rombongan sebanyak 3 bis. Tidak hanya ke Sunan Ampel, namun juga akan mengunjungi sunan-sunan atau wali lainnya. “Kita ziarah wali songo,” tutur pria berusia 35 tahun yang sengaja membawa keluarganya tersebut.

“Apalagi sekarang kan bersamaan dengan musim libur sekolah, jadi sekalian mengajak anak-anak,” tambah bapak dua anak itu.

Hal senada dikatakan Istiqomah, wanita asal Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kata dia, kedatangannya ke Sunan Ampel murni untuk berziarah. “Ini sudah kelima kalinya saya ikut rombongan. Tapi kali ini lebih spesial karena waktunya Isra` Mi`raj,” ucapnya.

Ratusan bis berplat luar Surabaya terlihat mendominasi. Terminal bis yang terletak di Jln. Pegirian, atau sekitar 100 meter dari kompleks pemakaman, juga tak cukup menampung kendaraan peziarah.

Tak ayal, bis-bis pun terpaksa diparkir di pinggir jalan dan memakan ruas jalan umum. Akibatnya, jalanan di sekitar pun macet dan mengganggu kelancaran lalu lintas, khususnya yang mengarah ke area Sunan Ampel.

Sementara, banyaknya peziarah ke Sunan Ampel membuat pedagang kaki lima sumringah. Pasalnya, tak sedikit dagangannya terjual dalam waktu singkat.

Adalah Perhimpunan Seni dan Ilmu Batavia (Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen) yang jadi semacam embrio koleksi yang di kemudian hari tersimpan di Museum Sejarah Jakarta (MSJ). Perhimpunan atau perkumpulan itu lahir pada 1778 namun baru pada pertengahan abad 19 mereka memiliki koleksi data di bidang etnologi, botani, sejarah pra kolonial, dan arkeologi. Dari situlah kemudian pada periode antara tahun 1862 dan 1868 perhimpunan itu membuat Museum Pusat, tepatnya Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen Museum di Koningsplein West. Kini museum itu beken dengan nama Museum Nasional di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Nama Museum Nasional seringkali juga disebut Museum Gajah. Ruang khusus segala sesuatu tentang kompeni kemudian dibuka pada 1905. Koleksi berbagai benda rumah tangga dari abad 18 menjadi fokus utama. Namun di tahun 1920-an ruang itu mulai terasa terlalu kecil. Karena akhirnya ruang penyimpanan terasa kurang, maka perkumpulan tersebut memindahkan koleksi mereka ke Museum Batavia (Adolf Heuken, Tempat-tempat Bersejarah di Jakarta) atau Museum Sejarah Batavia (Hans Bonke dan Anne Handojo, Dari Stadhuis Sampai Museum). Gedung bekas museum tersebut kini menjadi Museum Wayang. Hans Bonke menyebutkan pula, alasan lain pemindahan itu karena Stichting Oud Batavia (Yayasan Batavia Lama) mulai mengumpulkan berbagai benda terkait Batavia. Lantas semua koleksi yang berhubungan dengan Batavia dipindah ke gedung baru di dekat bekas Balai Kota Batavia (Museum Wayang). Koleksi itu antara lain lukisan, lithograph, furnitur, buku, dan peralatan rumah tangga yang terbuat dari perak. Museum Sejarah Batavia dibuka pada 22 Desember 1939 oleh Gubernur Jenderal Belanda terakhir, AWML Tjarda van Starkenborgh Stachouwer. Gedung itu seringkali disebut sebagai bekas gereja Belanda abad 18. Faktanya tidak demikian. Bangunan itu berdiri di atas lahan bekas gereja. Tahun 1937 gedung di di lahan bekas Nieuwe Hollandse Kerk atau Gereja Belanda Baru (1736) dibeli oleh Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen kemudian diubah menjadi Stedelijk Museum (van Batavia) atau Museum Kota (Batavia) atau Museum Sejarah Batavia. Isinya perabotan rumah tangga yang semula disimpan di Museum Pusat. Nieuwe Hollandse Kerk kemudian dibongkar pada 1808 saat HW Daendels berkuasa. Gereja itu rusak terkena gempa. Di gereja itulah makam beberapa gubernur jenderal termasuk JP Coen, tertanam. Lahan kosong bekas gereja tadi kemudian dibangun perkantoran dan gudang, salah satunya Geo Wehry & Co yang pada 1912 membangun gedung bergaya Neo Renaisans dan terpilih menjadi museum. Koleksi yang sudah terkumpul sejak pertengahan abad 19 dan yang kemudian dipindah ke Stedelijk Museum banyak yang hilang. Khususnya di masa Jepang. Seperti koleksi lukisan cat air dan gambar ukiran tentang Batavia Lama yang disumbangkan mantan Wali Kota Batavia, PR Feith. Museum Sejarah Batavia (Batavia Historisch Museum) atau Museum Kota – kemudian menjadi Museum Jakarta Lama – lagi-lagi harus pindah. Kali ini dari gedung yang kini jadi Museum Wayang ke gedung bekas stadhuis atau balai kota yang sebentar lagi berusia genap tiga abad. Ali Sadikin-lah, Gubernur Jakarta pada saat itu, yang jeli melihat gedung eks stadhuis harus dipugar dan dijadikan museum. Maka setelah kepemilikan diserahkan dari Kodim 0503 kepada Pemda Jakarta, gedung itu segera dipugar menjadi museum dengan nama Museum Sejarah Jakarta.

Candi Borobudur tidak termasuk dalam salah satu program unggulan Kabupaten Magelang dalam Visit Jateng 2013. Mengikuti petunjuk dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam program Visit Jateng 2013, Kabupaten Magelang diminta untuk menggelar acara wisata unggulan berupa upacara jamasan keris.

Demikian dituturkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang Dian Setia Dharma, Rabu (7/7). Dian menuturkan, dimungkinkan Candi Borobudur tidak dimasukkan dalam program Visit Jateng 2013 karena candi ini sudah menjadi aset nasional, dan langsung dikelola oleh pemerintah pusat di bawah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

“Tanpa ada Visit Jateng 2013, di Candi Borobudur sendiri sudah dilaksanakan berbagai program pemerintah pusat, diantaranya kawasan strategis nasional (KSN),” ujarnya, kemarin.

Kendatipun demikian, Dian mengatakan, pihak pengelola Candi Borobudur dipastikan akan turut membuat berbagai kegiatan untuk memeriahkan Visit Jateng 2013. Untuk tahun ini saja, di Candi Borobudur digelar empat kali pemerintasan Sendratari Mahakarya Borobudur, guna menarik minat wisatawan.

Acara jamasan keris nantinya akan melibatkan puluhan kelompok pecinta keris dari Kecamatan Muntilan dan Borobudur. Namun, menyangkut detail pelaksanaan acara dan anggaran, saat ini masih menunggu informasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pihak PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, tahun ini, berupaya menggelar paket wisata baru untuk semakin meningkatkan minat kunjungan ke Candi Borobudur dan lingkungan sekitarnya. Paket wisata ini adalah berupa wisata desa menggunakan sepeda, dokar, atau gajah.

“Dengan cara ini, setiap wisatawan yang datang tidak hanya terfokus melihat candi saja,” ujar Kepala Unit Taman Wisata Candi Borobudur Pujo Suwarno.

Makhluk Alien yang dikenal melalui film tergambar sosok yang mengerikan bentuknya walau mirip manusia tapi banyak keunikan. Ternyata makhluk tersebut menurut NASA benar benar ada bahkan terdapat sekitar 400 planet sebagai tempat tinggalnya.

Penemuan ini secara tak sengaja ketika pesawat luar angkasa Kepler, NASA mencari planet mirip bumi tapi malah menemukan sekitar 400 bintang yang diduga sebagai tempat tinggal Alien diantara 156 ribu bintang.

Penemuan ini diumumkan oleh NASA sebagai hasil bagian penelusuran ruang angkasa selama 43 hari oleh tim peneliti Kepler.

Pesawat Kepler memonitor bintang untuk melihat terjadinya perubahan cahaya dan mengindikasikan keberadaan planet milik Alien yang melewati bumi.

“Ini merupakan data paling berharga, terpanjang dan terbesar mengenai set fotometri bintang,” ujar David Koch, wakil penyelidik utama misi dari Ames Research Center, NASA, di Moffett Field, California, seperti dikutip Yahoo News.

David juga mensinyalir bahwa penemuan ini akan terus berkembang semakin mendekati kebenaran.

Dengan mengukur penurunan cahaya bintang saat planet melintas atau transit di depan mereka, astronom dapat mengurangi jumlah planet itu sendiri.

Berdasarkan data tersebut, astronom telah menemukan lebih dari 400 planet yang mungkin didiami oleh alien di sekitar bintang dalam sistem tata surya. Ini termasuk enam penemuan baru oleh pengamat asal Prancis yang telah diumumkan di awal minggu ini.

Maafkan Aq

puisi:

Maafkan kata yang tlah terucap
Akan Ku hapus jika ku mampu
Andai ku dapat meyakinkanmu
Ku hapus Sikap buruk ku

Masihkah adakah separuh Janjiku
Yang ku bisikkan hanya padamu
Ku harap engkau masih mengingatnya
Jangan kau pernah melupakannya

Andai ku dapat memutar waktu
Ku takkan Sia-siakan waktu,bersamamu
Ku ingin kau menjadi pacarku
ku takkan ku lepas dariku
I LOve U

Meski Kita berbeda
Perbedaan itu indah
Karena perbedaan itulah
Kita dapat saling melengkapi
Menjadikan dunia ini lebih indah

ciptaan : Amir Ibnu Alfian

Sudah banyak kecelakaan dan gangguan kesehatan terjadi karena gangguan tidur. Penelitian pada tikus percobaan di laboratorium yang terus-menerus dipaksa bangun akhirnya mati dalam dua minggu. Namun, benarkah kurang tidur pada manusia juga berujung pada kematian?

Menurut catatan medis, paling lama manusia bertahan tanpa tidur adalah 11 hari. Itu dibuktikan oleh Randy Gardner, remaja 17 tahun yang pada tahun 1967 terus bangun selama 11 hari untuk sebuah kompetensi dansa. Selama tidak tidur ia tidak menderita sakit dan tetap mampu mengikuti kompetisi. Selesai kompetisi, ia lalu tidur selama 14 jam dan tenaganya kembali pulih seperti sedia kala.

Namun, contoh tersebut adalah bentuk kurangnya waktu tidur, yang sangat berbeda dengan insomnia. “Sangat tidak biasa bila seseorang bisa tidak tidur selama beberapa hari karena insomnia,” kata dr Michael Thorpy dari Sleep-Wake Disorder Center, Amerika.

Memang ada kasus insomnia yang sangat jarang, yang disebabkan karena faktor genetik, yaitu fatal familial insomnia (FFI). Gangguan tersebut hanya dialami 40 keluarga di seluruh dunia.

Akibat FFI, seseorang akan menderita serangan panik, halusinasi, berkurangnya bobot tubuh, demenisa, dan terkadang kematian. Gangguan tidur tersebut menyebabkan penurunan fungsi saraf di otak. Biasanya FFI terjadi pada orang usia paruh baya dan berakhir dengan kematian pada kurun waktu satu atau dua tahun.

Thorpy menjelaskan, pada kebanyakan orang, insomnia kronik tidak secara langsung menyebabkan kematian. Namun, kurang tidur bisa memicu gangguan kesehatan serius yang meningkatkan risiko kematian.

“Tidur kurang dari tujuh jam setiap hari terkait dengan menurunnya fungsi kognitif, terutama kehilangan konsentrasi, gangguan daya ingat, dan koornidasi tangan dan mata,” kata Thorpy.

Penelitian juga menunjukkan, orang yang menderita insomnia lebih berisiko mengalami depresi dan kecemasan. Insomnia juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan hipertensi, kegemukan, diabetes, kanker payudara, dan sakit kepala. Itu sebabnya, orang yang menderita insomnia wajib mendapatkan penanganan dokter.

Anak yang sulit mengendari sepeda, mengancingkan baju atau menggunakan gunting, merupakan salah satu ciri dari gangguan perkembangan koordinasi motorik (development coordination disorder/DCD).

DCD diketahui diderita 1 dari 20 anak usia sekolah. Ciri utamanya adalah gangguan perkembangan motorik, terutama motorik halus. Sebenarnya gangguan ini mengenai motorik kasar dan motorik halus, tetapi yang sangat berpengaruh pada fungsi belajar adalah fungsi motorik halusnya.

Manifestasinya berupa perkembangan motorik anak sejak bayi hingga usia tertentu terlambat, misalnya duduk, tengkurap, merangkak, berlari. Kemampuan olahraga anak juga kurang. Anak lebih sulit mengatur keseimbangan setelah melakukan gerakan dan keseimbangan saat berdiri.

Dalam penelitian di Kanada terhadap 1.979 anak dari 75 sekolah di provinsi Ontario diketahui anak dengan DCD beresiko tiga kali lebih besar untuk kegemukan dibanding dengan anak yang tidak menderita DCD.

“Meski dulu DCD dianggap sebagai keterlambatan yang normal, saat ini hal tersebut sudah dianggap sebagai masalah kesehatan anak,” kata Dr.John Cairney, dari McMaster University, yang melakukan penelitian tentang DCD.

Anak DCD biasanya juga mengalami gangguan lain, seperti gangguan konsentrasi atau masalah keterlambatan bicara pada anak. Penanganan anak dengan DCD membutuhkan latihan-latihan khusus.

Ia menjelaskan, anak dengan fungsi koordinasi yang buruk akan berdampak pada kemampuannya melakukan aktivitas fisik dan dalam waktu lama bisa memengaruhi berat badannya. Namun, masih ada faktor lain yang juga berpengaruh pada risiko obesitas pada anak, antara lain tekanan keluarga dan sosioekonomi.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.